KameraTips And Trik

Gunakan Aksesoris Fotografi Smartphone dan Tingkatkan Kualitas Foto

Aksesoris Fotografi Smartphone dan Tingkatkan Kualitas Foto

Seiring perkembangan teknologi, siapapun ternyata dapat menjadi fotografer dengan aksesoris fotografi smartphone. Hal ini cenderung lebih praktis dan tidak membutuhkan biaya yang besar. Sedangkan orang yang melakukan aktivitas fotografi umumnya populer dengan nama fotografer.

Baca Juga: Tips Mencegah Smartphone Panas Ketika Ngabuburit

Mayoritas masyarakat berpikir bahwa orang-orang yang membawa kamera merupakan seorang fotografer. Produk fotografi adalah gambar yang menawarkan nilai estetika. Di masa sekarang, masing-masing orang pada dasarnya memiliki lensa kamera HP, meskipun sekadar untuk swafoto atau mengabadikan momen secara amatir.

Apa Itu Fotografi?

Apa Itu Fotografi

Aksesoris fotografi smartphone populer di era digital. Menurut KBBI, fotografi berarti seni dan berbagai hasil proses gambar dan cahaya yang ada di permukaan film atau permukaan lain yang memang peka. Sedangkan istilah fotografi berasal dari bahasa Yunani, yakni photos dan grafo yang memiliki arti cahaya dan menulis.

Secara sederhana, fotografi merupakan proses mengambil gambar dengan merekam objek. Hal ini terjadi karena perangkat mampu menangkap pantulan cahaya yang berasal dari objek tersebut. Berdasarkan catatan, aktivitas fotografi mulai populer di tahun 1839. Perancis bahkan menyatakan bahwa fotografi merupakan perkembangan teknologi.

Sebelumnya Mo Ti menemukan kamera Obscura pada abad ke-5. Obscura lantas berkembang berkat Aristoteles dan Ibnu Al Haitham. Pada tahun 1611, Johannes Kepler berhasil menciptakan kamera portable yang melandasi perkembangan kamera modern. Pasalnya aktivitas fotografi berlandaskan pada teknologi kamera.

Sampai sekarang masyarakat dapat menemukan berbagai jenis fotografi. Misalnya adalah fotografi landscape, fotografi portrait, dan fotografi hitam putih. Seiring perkembangan teknologi, orang-orang juga dapat menikmati fotografi light painting, fotografi panning, dan fotografi macro. Guna menghasilkan gambar yang optimal, fotografer juga menggunakan teknik-teknik tertentu.

Fotografi Berbasis Smartphone Kian Populer di Era Digital

Aksesoris fotografi smartphone pada dasarnya mendukung fotografi menggunakan ponsel pintar. Sebelumnya penemuan kamera ponsel terekam di film berjudul This is the Extraordinary True Story of the First Camera Phone oleh Philippe Kahn. Dalam cerita, kamera berasal dari gabungan HP Motorola Sartac dan kamera digital Casio QV-10 pada tahun 1997.

Beberapa tahun berikutnya ponsel terus berkembang hingga orang-orang mengenal smartphone atau ponsel pintar. Smartphone umumnya juga memiliki spesifikasi kamera yang terus berkembang. Kemudian berdasarkan data dari Business Insider, terdapat lebih dari 1,2 triliun foto yang berasal dari kamera smartphone pada tahun 2017.

Fotografer James Bareham berkata bahwa titik awal fotografi smartphone terjadi saat Apple merilis iPhone di tahun 2007. Selanjutnya,  berbagai perusahaan teknologi mulai berlomba-lomba untuk merilis smartphone dengan spesifikasi kamera secara high level. Kemudian komunitas fotografi smartphone juga mulai bermunculan, termasuk di Indonesia.

Fotografi smartphone pintar terus berkembang di era digital. Hal ini kian populer ketika masyarakat mengenal media sosial seperti Facebook dan Instagram. Berbagai kompetisi juga mulai bermunculan. Pasalnya, masyarakat berlomba-lomba meningkatkan kualitas foto dengan aksesoris tambahan untuk meningkatkan nilai ekonomis. Bahkan, seorang fotografer smartphone bernama Kevin Russ mampu mengelilingi Amerika.

Mengenal Aksesoris Fotografi Smartphone

Sadar atau tidak, beberapa kamera di smartphone pada dasarnya mampu bersaing dengan kamera-kamera poket dan DSLR. Hal ini tergantung jenis smartphone dan spesifikasi kamera pada perangkat. Bahkan, beberapa smartphone mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang lebih optimal. Artinya, memungkinkan apabila beberapa smartphone lawas juga memiliki kualitas yang rendah.

Dalam praktiknya kamera smartphone memang memiliki berbagai keterbatasan. Misalnya adalah lensa dengan diameter yang kecil dan cenderung fixed atau tidak dapat untuk dilepas pasang. Sebenarnya, adanya keterbatasan mengacu pada peran smartphone itu sendiri, yakni sebagai teknologi yang bersifat balance. Lantas, apa saja aksesoris untuk meningkatkan kualitas foto di smartphone?

1. Lensa

Lensa - Fotografi Smartphone

Seperti paparan sebelumnya, smartphone memiliki batasan perihal kamera. Oleh karena itu, orang orang membutuhkan alat tambahan buat kamera HP. Alat tambahan ini adalah lensa atau clip on. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan kamera agar orang-orang mendapat hasil yang optimal.

Lensa tambahan umumnya dapat menaikkan panjang fokus, efek fisheye, jarak fokus makro, dan lain-lain. Aplikasi lensa pada dasarnya tergolong sederhana. Pasalnya, pengguna hanya perlu menjepit lensa di penyematan kamera. Aksesoris HP ini juga memiliki bagian penjepit agar berperan optimal dalam aktivitas fotografi smartphone.

2. Tripod Mini

Tripod Mini - Fotografi Smartphone

Setiap fotografer umumnya membutuhkan tripod untuk stabilitas dalam mengambil gambar. Fotografer dengan perangkat smartphone juga membutuhkan tripod berukuran mini untuk mendapat stabilitas kamera. Biasanya smartphone akan berada di permukaan tripod, yang mana aksesoris juga berada di tempat dengan permukaan yang datar.

Tidak hanya itu, tripod dengan ukuran mini juga berperan untuk mendapat pencahayaan lama ketika kecepatan rana melambat. Teknik ini bertujuan untuk mengoptimalkan keluar masuknya cahaya, termasuk untuk menghaluskan dan mengekspor gambar secara high level tanpa meningkatkan ISO. Padahal ISO adalah faktor yang kerap mempengaruhi kualitas foto.

3. Flash Eksternal

Flash Eksternal - Fotografi Smartphone

Umumnya foto yang menarik berasal dari pencahayaan yang baik. Lantas, bagaimana jika fotografer berada di lokasi dengan pencahayaan yang buruk? Untungnya terdapat aksesoris flash eksternal sebagai solusi. Di pasaran, flash eksternal muncul dengan desain yang lebih kecil, sekaligus menawarkan harga yang terjangkau untuk fotografer pemula.

Seperti fungsinya, flash eksternal memiliki penjepit yang tampak menyerupai lensa tambahan. Tujuannya agar aksesoris dapat menempel di perangkat secara efektif. Biasanya aksesoris HP ini berada di sekitar kamera untuk mendapat pencahayaan yang optimal. Flash eksternal terbukti mampu meningkatkan kualitas gambar dan video.

4. Mikrofon

Microphone - Fotografi Smartphone

Aksesoris fotografi smartphone berikutnya adalah mikrofon. Mungkin, mikrofon tidak memiliki peran jika orang-orang memilih untuk mengambil foto. Akan tetapi selain foto, para fotografer juga dapat merekam video. Fotografer smartphone umumnya menggunakan mikrofon untuk membuat konten-konten menarik.

Pasalnya mikrofon mampu menangkap suara objek-objek video secara optimal. Mikrofon juga dapat menangkap suara pengguna untuk membuat konten, bahkan dengan jarak yang sedikit jauh. Sedangkan, aplikasi mikrofon umumnya cukup sederhana, yakni dengan memasang pada jack audio yang ada di smartphone. Selain itu, dapat melalui perantara dongle.

5. Gimbal

Gimbal - Fotografi Smartphone

Mungkin, orang-orang merasa asing dengan aksesoris bernama gimbal. Aksesoris ini sebenarnya berperan penting dalam membuat video, khususnya untuk mendapat stabilitas yang lebih baik. Pada dasarnya, teknologi Optical Image Stabilization yang ada di smartphone tidak cukup untuk menawarkan hasil secara high level.

Oleh karena itu, jika orang-orang ingin membuat video dengan kualitas yang menarik, maka aksesoris gimbal dapat menjadi alternatif. Gimbal merupakan stabilizer untuk mengurangi guncangan. Biasanya guncangan sering muncul dan mengganggu penonton. Oleh karena itu, gimbal berperan untuk menghaluskan guncangan tersebut.

Wujudkan Impian menjadi Fotografer Profesional

Aksesoris fotografi smartphone pada akhirnya membantu orang-orang untuk mewujudkan impian menjadi fotografi smartphone profesional. Nah, setelah mendapat berbagai perangkat pendukung, maka orang-orang sebaiknya mendalami ilmu fotografi. Kamu juga dapat melakukan beberapa hal sederhana untuk mengasah keterampilan. Misalnya rajin mengotak atik kamera.

Tujuannya agar orang-orang memiliki pengalaman perihal cara memperoleh komposisi yang sempurna, memperbaiki pencahayaan, sampai cara mendapat bokeh-bokeh tertentu. Teori komposisi umumnya berperan untuk meningkatkan estetika. Aktivitas-aktivitas ini pada dasarnya juga membantu fotografer untuk mengasah intuisi. Dengan intuisi, seorang fotografer  amatir dapat menjadi seorang fotografer profesional.

Selain itu, biasakan untuk tidak menggunakan flash di banyak kesempatan. Pasalnya hal ini dapat memengaruhi kualitas. Nah, guna mendapat pencahayaan yang baik, orang-orang membutuhkan latihan secara terstruktur. Hal ini juga berlaku untuk aktivitas editing. Perlu dipahami, editing berperan untuk mengoreksi hal-hal kecil. Sedangkan salah satu aplikasi editing adalah Snapseed.

Kini, kamu hanya perlu mengunggah foto untuk mendapat penilaian secara umum. Fotografer biasanya mengunggah foto di kompetisi, media sosial, atau platform digital yang lain. Tujuannya untuk branding secara digital. Pasalnya branding berperan agar orang-orang mengetahui keterampilan seorang fotografer. Lantas orang-orang dapat membeli lisensi foto atau menggunakan jasa fotografer tersebut.

Penutup 

Pada akhirnya, kamera smartphone dan berbagai aksesoris tambahan menawarkan kualitas yang menjanjikan, khususnya jika berada di tangan yang tepat. Mark Myerson, seorang praktisi fotografer lanskap juga mendukung pernyataan tersebut. Oleh karena itu, ada baiknya mempertimbangkan spesifikasi kamera dan aksesoris untuk menekuni dunia fotografi smartphone.

Baca Juga: Hero Terbaik Mobile Legend 2021 Paling Rekomendasi

Hari ini tidak dipungkiri jika orang-orang berhasil menghasilkan foto melebihi masa-masa sebelumnya. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab smartphone menawarkan teknologi yang mudah dengan harga yang terjangkau. Fotografer juga dapat meningkatkan kualitas foto menggunakan berbagai aksesoris fotografi smartphone.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kamera