Perangkat

Perangkat Mouse – Pengertian, Sejarah, Cara Kerja, dan Jenis-Jenisnya Lengkap

Perangkat Mouse – Pengertian, Sejarah, dan Cara Kerja

Mayoritas orang-orang umumnya mengenal berbagai perangkat keras komputer, seperti perangkat mouse yang berperan krusial. Pasalnya ketika orang-orang menggunakan komputer, mouse pada dasarnya berfungsi untuk menunjang pengoperasian perangkat komputer. Secara umum, mouse termasuk pointing device atau alat penunjuk.

Baca Juga: Mengenal Urutan Android dari Awal Sampai Sekarang

Pengertian Mouse

Pengertian Mouse - Perangkat Mouse

Perangkat mouse memiliki pengertian yang berbeda dari perangkat keras komputer lainnya. Secara sederhana, mouse  memiliki definisi sebagai perangkat keras yang berperan untuk menerima input dalam bentuk gerakan, click atau menekan tombol, dan scroll atau penggulungan. Inputinput tersebut pada dasarnya berperan untuk memilih teks, file, folder, dan lain-lain.

Menurut bahasa Indonesia, perangkat mouse sebenarnya dapat diterjemahkan menjadi tetikus. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab bentuk perangkat tersebut memang menyerupai seekor tikus. Mouse umumnya berbentuk meruncing di sisi depan dan menggembung di bagian belakang. Meski demikian, produsen terus berinovasi untuk mendesain perangkat secara inovatif.

Artinya mouse terus mengalami perkembangan sehingga masing-masing perangkat akan memiliki komponen yang berbeda. Meski demikian, mouse di era digital umumnya memiliki beberapa komponen-komponen penting, seperti roda scroll up atau down, tombol untuk klik kanan dan klik kiri, obscured by well, dan lain-lain.

Sejarah Mouse

Sejarah Mouse - Perangkat Mouse

Perangkat mouse umumnya terus berkembang dari tahun ke tahun. Akan tetapi, pada awalnya mouse memiliki bentuk yang monoton, yang mana perangkat cenderung memiliki bentuk standar dan itu-itu saja. Hal ini sangat berbeda dengan bentuk dan teknologi mouse di era digital. Pasalnya orang-orang dapat menemukan berbagai variasi mouse secara mudah.

Ternyata perangkat mouse ditemukan pertama kali pada tahun 1964 oleh Douglas Engelbart. Awalnya mouse berasal dari tempurung kayu, dua roda metal, dan circuit board. Dalam hal ini roda berperan untuk mendeteksi perangkat, baik ke sisi atas, bawah, kanan, atau kiri. Sayangnya bentuk ini tidak menawarkan efisiensi.

Oleh karena itu, Bill English mentransformasi perangkat pada tahun 1972. Di sini, Bill hanya mengganti roda dengan bola bulat berukuran kecil untuk mendeteksi gerakan. Selanjutnya orang-orang menyebut penemuan tersebut dengan istilah mouse ball. Kemudian mouse terus mengalami perkembangan sampai saat ini.

Cara Kerja Mouse

Cara Kerja Mouse - Perangkat Mouse

Perangkat mouse memiliki cara kerja yang unik, yang mana pointer di monitor akan berpindah mengikuti gerakan mouse itu sendiri. Hal yang sama akan terjadi ketika orang-orang memutuskan melakukan gerakan, klik, scroll, dan lain-lain. Pasalnya sensor mengirimkan perintah ke komputer seperti apa yang mouse tersebut lakukan.

Pada dasarnya perangkat mouse menawarkan tiga tombol yang berbeda, yakni tombol di kanan dan kiri untuk aktivitas klik dan tombol di bagian tengah untuk aktivitas scrolling. Sedangkan aktivitas drag dan drop dapat berfungsi ketika orang-orang memilih untuk menahan tombol kiri, lantas menggerakkan perangkat ke arah tertentu sesuai kebutuhan untuk melepaskannya.

Dengan demikian, mouse memiliki cara kerja yang sederhana. Akan tetapi, orang-orang umumnya akan merasa kesulitan apabila menggunakan komputer tanpa perangkat ini.  Oleh karena itu, tidak heran apabila berbagai toko kerap menawarkan mouse sebagai perangkat tambahan.

Fungsi Mouse

Fungsi Mouse - Perangkat Mouse

Perangkat mouse sebenarnya memiliki peran untuk menggerakkan pointer. Akan tetapi, mouse tetap menawarkan fungsi-fungsi lainnya. Fungsi ini umumnya mempengaruhi kinerja pengguna, khususnya ketika mencoba memasukkan instruksi ke dalam komputer. Oleh karena itu, mouse merupakan salah satu perangkat keras yang sebaiknya tidak ditinggalkan.

1. Mengeksekusi Program Tertentu

Fungsi mouse yang pertama adalah untuk mengeksekusi program tertentu. Dalam hal ini, mouse berperan untuk membukakan dan menjalankan program-program di komputer. Biasanya orang-orang melakukan hal ini dengan aktivitas double click. Nah, apabila pengguna telah selesai menggunakan program tersebut, maka mouse juga berperan untuk menutup program.

2. Membantu Memilih Objek

Sadar atau tidak, ketika menggunakan  perangkat komputer, aktivitas memilih merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Contohnya adalah memilih teks, file, folder, dan lain-lain. Untungnya mouse dapat mempermudah aktivitas tersebut. Apalagi memilih teks di program Microsoft Word termasuk aktivitas krusial untuk banyak pihak, seperti pelajar, mahasiswa, dan pekerja kantoran.

3. Drag dan Drop

Hayo, pernahkan kamu melakukan drag dan drop menggunakan mouse di perangkat komputer?  Jika pernah, pasti kamu mengerti bahwa drag dan drop berperan penting untuk memilih item-item yang ada di perangkat, seperti copy, cut, sampai item move. Tanpa menggunakan mouse, orang-orang umumnya akan kesulitan untuk mengoperasikan item-item sederhana tersebut.

4. Hover Memberikan Informasi

Secara sederhana, hover merupakan kondisi ketika pointer berada di file, menu, folder, atau item lainnya. Di saat yang sama, pointer akan menunjukkan informasi perihal item-item tersebut. Pada dasarnya orang-orang menyebut informasi semacam ini sebagai tooltips. Hal ini sebenarnya sangat krusial untuk mengetahui fungsi-fungsi dari item yang akan dipilih.

5. Operasi Scroll

Mouse berfungsi untuk operasi scroll secara efektif. Scrolling merupakan aktivitas menjelajahi halaman dengan menggulung ke atas, bawah, atau ke samping. Namun, mouse bukan satu-satunya cara untuk melakukan aktivitas tersebut, sebab keyboard juga menawarkan peran yang sama, yakni melalui tanda panah atau arrow.

Mouse Berdasarkan Metode Pendeteksi Lokasi

Pendeteksi Lokasi - Perangkat Mouse

Perangkat mouse umumnya memiliki teknologi pendeteksi yang beragam untuk menjalankan fungsi-fungsi tertentu. Tujuannya agar pointer menunjukkan lokasi yang presisi ketika pengguna menggerakkan mouse tersebut. Setidaknya terdapat tiga teknologi pendeteksi lokasi, yakni optical, optomechanical, dan mechanical.

1. Optical Mouse

Sebenarnya optical mouse merupakan metode pendeteksi lokasi yang paling mutakhir. Pasalnya mouse menggunakan sinar laser guna mendeteksi pergerakan. Dengan demikian, orang-orang dapat menggunakan mouse semacam ini kapanpun dan dimanapun. Bahkan tanpa membutuhkan mouse pad. Tidak hanya itu, teknologi optical juga membuat perangkat memiliki kinerja yang presisi.

2. Optomechanical Mouse

Tahukah kamu mouse dengan teknologi optomechanical memiliki bola dan sinar untuk menunjukkan koordinat pointer di dalam perangkat? Tujuannya agar mouse memiliki keakuratan yang tinggi apabila dibandingkan dengan generasi teknologi sebelumnya. Selain itu mouse optomechanical umumnya memiliki prinsip yang sama dengan mouse mechanical.

3. Mechanical Mouse

Tampaknya mouse dengan teknologi mechanical termasuk perangkat dengan generasi terlama. Pada dasarnya mouse memiliki bola yang terletak di bagian bawah untuk memudahkan pergerakan. Nah, ketika bola tersebut mulai bergerak, maka sensor akan mendeteksi pergerakan dan menerjemahkan hal itu ke monitor. Mouse mechanical hanya populer hingga tahun 2008.

Mouse Berdasarkan Koneksi

Berdasarkan Koneksi - Perangkat Mouse

Perangkat mouse juga dapat dibedakan berdasarkan koneksi. Pasalnya mouse adalah perangkat keras yang mampu menghubungkan pengguna dengan komputer. Oleh karena itu, koneksi berperan penting untuk mengirim perintah tertentu dan menampilkan perintah tersebut di layar monitor. Lantas, apa saja jenis-jenis mouse apabila dibedakan berdasarkan koneksinya?

1. Bus Mouse

Mungkin, kamu belum pernah melihat teknologi bus mouse di era digital. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab mouse menawarkan teknologi yang paling lawas, yakni di awal komputer IBM. Pada umumnya, mouse jenis ini terhubung ke PC melalui bus, yang mana bus telah terintegrasi ke ISA add-in card.

2. Serial Mouse

Orang-orang dapat menggunakan mouse serial apabila perangkat terhubung ke serial port. Secara sederhana, serial port dapat didefinisikan sebagai media yang berperan untuk komunikasi, yang mana  informasi akan terkirim bit per bit. Biasanya port yang kerap berperan adalah tipe D dengan 9 pin di belakang motherboard.

3. PS/2 Mouse

Kali ini mouse menggunakan konektor berbentuk 6-pin mini-din. Berdasarkan catatan, teknologi PS/2 mouse populer pada tahun 1987. Dalam hal ini, mouse menggunakan port yang didesain dengan warna hijau. Sedangkan  orang-orang di era digital mungkin akan kesulitan menemukan perangkat mouse ini, tetapi bukan berarti kamu tidak dapat menemukannya.

4. USB Mouse

Pada dasarnya USB mouse tidak berbeda dari PS/2 mouse, pasalnya keduanya hanya memiliki perbedaan dalam menggunakan port komputer. Artinya, perangkat menggunakan USB untuk mengirim sinyal ke monitor. Menurut beberapa sumber, mouse dengan teknologi USB mulai diproduksi pada tahun 1990-an. Sampai sekarang, orang-orang juga dapat menemukan berbagai mouse USB.

5. Wireless Mouse

Perangkat Mouse yang berhasil mengadopsi teknologi paling mutakhir saat ini adalah wireless. Pasalnya, tren wireless benar populer di era digital. Selain itu, mouse juga menawarkan  fleksibilitas yang tinggi karena tidak membutuhkan kabel untuk mengirim sinyal. Dalam hal ini, aktivitas pengiriman diterima melalui receiver device yang terdapat di chip.

Baca Juga: Aplikasi Media Sosial Paling Populer di Smartphone

Demikian informasi tentang mouse yang berperan untuk mengoperasikan komputer. Sampai sekarang, orang-orang dapat menemukan berbagai varian mouse secara mudah di pasar global. Oleh karena itu, penting untuk memahami pengertian perangkat mouse secara benar, sejarah, cara kerja, fungsi, sampai jenis-jenisnya.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Perangkat