Kamera

Ketahui Macam-macam Lensa Kamera untuk Kamu yang Masih Pemula

pengertian lensa kamera - lensa kamera

Lensa memiliki peran yang sangat vital dalam sebuah perangkat penangkap dan pengatur cahaya layaknya perangkat optik dan kamera. Fungsi lensa kamera ini bekerja layaknya lensa pada mata manusia.

Baca Juga : Pilihan Kamera Terbaik 2021 untuk Hobby FotografiMu

Secara jelasnya, fungsi lensa pada suatu kamera adalah untuk mengumpulkan dan memfokuskan cahaya yang memantul dari sebuah objek sebelum mengirimkannya kepada sensor atau strip film kamera.

Pengertian Lensa Kamera

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, salah satu pengertian dasar dari lensa yang merujuk dalam pengertian lensa kamera secara umum adalah, kaca bulat dan melengkung seperti yang ada pada kaca pembesar dan lensa potret.

Lensa merupakan alat yang terbuat dari kaca melengkung baik itu cekung (melengkung ke dalam) maupun cembung (melengkung ke arah luar) yang peka terhadap cahaya.

Penggunaan lensa terutama pada kamera membuat Anda dapat melihat objek yang akan dipotret dengan jelas. Tidak hanya itu, melalui tampilan objek dalam lensa, Anda akan tahu apa saja kebutuhan setting lainnya agar hasil gambarnya lebih sempurna dari objek aslinya.

Contoh pengaturan tersebut bisa dalam hal aperture, ISO, shutter speed, focal length dan jenis pengaturan dalam kamera lainnya.

Fungsi Lensa pada Kamera

Fungsi lensa adalah untuk menangkap, mengumpulkan dan memfokuskan pantulan cahaya dari suatu objek. Artinya, berdasarkan fungsi lensa kamera ini lah Anda dapat melihat hasil foto sebagaimana Anda melihat objek asli dengan mata sendiri.

Tanpa lensa, sebuah kamera bukan lah apa-apa. Jika lensa pada kamera dihilangkan, maka gambar yang dihasilkan hanya berkas cahaya putih saja karena tidak adanya sarana yang bertugas dalam membuatnya gambar yang fokus dan tajam.

Itulah mengapa peran lensa kamera sangat esensial karena mampu membuat Anda dapat melihat beragam warna dan fenomena optik yang unik dari sebuah jepretan dengan sempurna.

Lensa yang baik akan menghasilkan hasil yang baik. Sebaliknya, lensa yang buruk juga akan menghasilkan vision yang buruk juga. 

Sama seperti mata kita, jika fungsi lensa mata menurun, penglihatan pun juga akan ikut menurun. Namun, untuk memperbaiki masalah penglihatan, manusia sering memerlukan lensa optik tambahan untuk membantu lensa mata yang sudah tidak sempurna.

Macam-macam Lensa Kamera

Jenis-jenis lensa pada kamera sangat beragam tergantung fungsi dan kriteria lensa sesuai kebutuhan Anda atau fotografer lainnya. Adapun Jenis-jenis tersebut antara lain:

1. Jenis Lensa untuk Fungsi Zoom

Zoom adalah salah satu karakteristik atau fungsi dari suatu lensa yang sudah banyak orang gunakan. Berikut adalah jenis lensa kamera berdasarkan kriteria zoom yang perlu Anda tahu.

a. Lensa Prime atau Fixed

Biasanya, banyak orang termasuk Anda sangat sering menggunakan fitur zoom pada kamera ketika hendak memotret suatu objek yang jaraknya relatif jauh dari tempat Anda berada. Cara ini memang sangat efektif dan praktis, namun kelebihan ini tidak dapat Anda temukan dalam penggunaan jenis lensa prime ini.

Lensa fixed adalah lensa yang tidak dapat Anda zoom atau memiliki rentang fokus yang tetap. Oleh sebab fungsi ini lah, lensa fixed sering dianggap kurang fleksibel, kurang praktis, dan kurang ekonomis.

Hal ini karena lensa fixed hanya memiliki satu focal length, sehingga jika Anda butuh rentang fokus yang beragam, maka Anda perlu banyak lensa fixed untuk memenuhi kebutuhan beragam focal length tersebut. Agak kurang efisien memang.

Namun di sisi lain, lensa fixed juga punya keunggulan yakni cenderung ringan, adaptif dan punya kemampuan menghasilkan gambar dengan kualitas yang baik dan tajam. Sangat cocok Anda bawa untuk jalan-jalan sambil menambah stok foto di galeri.

Namun, jika hendak memotret objek yang jaraknya cukup jauh, Anda perlu melakukan zooming dengan kaki alias berjalan mendekat ke objek yang Anda tuju. Cukup merepotkan ya, tapi demi hasil gambar yang fokus dan tajam, cara ini sangat worth to try.

b. Lensa Zoom

Berkebalikan dengan lensa fixed, lensa kamera zoom ini punya rentang fokus yang beragam dan dapat Anda otak-atik sesuai kebutuhan. Meski demikian, jenis lensa ini dapat dikatakan sebagai serangkaian lensa fixed dengan tiap-tiap fokus yang beragam.

Oleh karenanya, dalam lensa zoom selalu memiliki keterangan yang menunjukkan informasi tentang rentang fokus lensa seperti misal 18 – 55 mm, f/3,5-5,6. Dan itulah mengapa lensa zoom memiliki ukuran yang relatif besar dan berat karena mengandung banyak kaca lensa. 

Secara fungsi, lensa zoom memang sangat fleksibel dan praktis, namun secara penggunaannya terbilang kurang cepat dan kurang adaptif.

Selain unggul dalam aspek kepraktisannya, tapi tidak cukup unggul dalam hal ketajaman gambarnya. Meski dapat mengambil dengan beragam rentang focal length, hasil jepretan dari lensa zoom cenderung kurang tajam alias soft.

Terutama pada penggunaan lensa zoom yang mempunyai rentang fokus yang relatif panjang seperti misalnya 18 – 270 mm.

Selain itu, lensa zoom juga cenderung memiliki bukaan atau aperture yang tidak selebar bukaan pada lensa fixed

Fungsi dari kemampuan aperture yang lebar adalah Anda dapat memotret objek dengan lebih mudah di tempat yang kurang pencahayaannya. Sehingga, lensa zoom belum menjadi jawaban yang tepat untuk memenuhi kebutuhan fotografi tersebut.

2. Jenis Lensa untuk Ukuran Focal Length

Focal length atau panjang fokus adalah jarak antara sensor kamera dengan titik konvergensi lensa terhadap objek. 

Focal length diekspresikan dalam bentuk angka dengan satuan milimeter seperti contoh 18 mm, 56 mm, dan seterusnya. Angka tersebut menunjukkan informasi tentang seberapa banyak jumlah adegan yang dapat ditangkap oleh kamera.

Secara sederhananya, lensa kamera yang memiliki angka focal length lebih kecil punya sudut pandang yang lebih lebar atau dapat mengambil gambar dengan area yang lebih luas.

Sebaliknya, jika lensa memiliki angka focal length lebih besar maka hasil gambarnya akan lebih sempit daripada lensa dengan angka focal length kecil. 

Adapun jenis-jenis lensa berdasarkan angka focal length adalah sebagai berikut:

a. Lensa Wide Angle

Lensa ini mampu mengambil gambar dengan cakupan area yang relatif luas, sehingga sangat cocok untuk kebutuhan fotografi lanskap.

Meski dapat memotret gambar di area yang luas, hal tersebut juga tergantung pada angka focal length dan jenis sensor kameranya. Penggabungan dua aspek ini perlu diperhatikan agar hasil fotonya dapat keluar sebagai full frame tanpa adanya crop atau area yang terpotong.

b. Lensa Tele

Lensa kamera jenis ini sangat panjang layaknya teleskop. Jenis lensa tele mempunyai focal length yang panjang sehingga sering dan cocok dipakai dalam pengambilan gambar dengan jarak yang relatif jauh seperti untuk wild life dan sport photography.

3. Lensa Kamera untuk Keperluan Tertentu

Lensa ini dibuat secara khusus untuk mendapatkan hasil gambar dengan efek tertentu. Berikut adalah jenis lensa pada kamera yang punya desain khusus untuk hasil gambar khusus.

a. Lensa Fish Eye

Mungkin beberapa dari Anda sudah tidak asing lagi dengan efek mata ikan dari hasil lensa fisheye ini. Yup, dari penggunaan lensa fish eye, maka gambar yang keluar akan terlihat cembung pada bagian tengah layaknya mata ikan.

Lensa ini pada dasarnya merupakan jenis lensa ultra wide karena cakupan area yang dapat ditangkap oleh lensa ini sangat lebar dan luas. Saking lebarnya, gambar yang keluar menjadi cembung di bagian tengahnya karena adanya distorsi pada lensanya.

Oleh karena efek dari hasil distorsi lensa ini terbilang unik, keberadaan lensa fisheye ini masih ada sampai sekarang. Kalangan muda sangat suka dengan jenis lensa satu ini dan cukup sering anak muda pakai sebagai lensa tambahan dalam kamera ponsel mereka.

b. Lensa Makro

Lensa kamera ini sangat cocok untuk memotret objek yang berukuran kecil. Keunggulan lensa makro tentu saja sangat mendukung kebutuhan fotografer yang ingin mengambil gambar objek kecil dengan fokus dan tajam.

Baca Juga : Mengenal Sony FX3 Sebagai Kamera Alternatif untuk Sinematik Digital

Keunggulan tersebut adalah jarak fokus lensa terhadap objek yang sangat pendek. Jika pada kamera biasa Anda akan kesulitan mendapat fokus pada jarak dekat, maka dengan lensa makro Anda bisa dengan mudah mendapat fokus yang tajam meski jarak antara lensa dan objek relatif sangat dekat.

Jika dalam lensa biasa Anda hanya bisa memotret dengan jarak sekitar 30 cm dengan objek, maka dengan lensa makro Anda tetap bisa memperoleh gambar secara fokus dalam jarak 1-2 cm saja. 

Lensa Kamera mana yang Paling Anda suka?

Memilih lensa bagi kamera memang perlu sesuai dengan preferensi dan kebutuhan masing-masing pengguna. 

Bagi yang ingin mengabadikan momen liburan tanpa ribet, lensa fixed bisa jadi pilihan terbaik Anda. Namun, jika ingin memotret binatang buas dengan jarak jauh dan tanpa diketahui oleh objek tersebut, lensa tele adalah jawaban yang tepat.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kamera