AndroidPerangkatTips And Trik

Sistem Operasi Harmony OS Gusur Android di Perangkat Huawei

Sistem Operasi Harmony OS Gusur Android di Perangkat Huawei

Huawei merupakan perusahaan teknologi terbesar di Cina yang memperkenalkan sistem operasi Harmony. Berdasarkan catatan, Huawei didirikan oleh Ren Zhengfei pada tahun 1998. Awalnya perusahaan bergerak di bidang penelitian dan pengembangan, menawarkan solusi untuk operator telekomunikasi, sampai memproduksi dan memasarkan alat-alat telekomunikasi.

Baca Juga: Malware FluBot, Ancam Data Pribadi Pengguna Android

Sampai sekarang, orang-orang dapat menemukan berbagai produk Huawei di pasaran. Pasalnya Huawei terus berinovasi dengan mengembangkan sistem operasi teranyar. Tujuannya untuk memberikan kecerdasan inovatif, yang mana mampu memudahkan berbagai aspek kehidupan secara efektif. Dalam hal ini, perusahaan mempersembahkan Huawei Deveco Studio yang bertanggung jawab untuk mengembangkan perangkat lunak.

Apa Itu Harmony OS?

Sistem operasi Harmony OS menawarkan daya tarik tersendiri. Secara sederhana, Harmony OS memiliki definisi sebagai sistem operasi dari perusahaan raksasa asal China bernama Huawei. Perusahaan sengaja merancang sistem operasi untuk berbagai perangkat pintar. Rencananya perusahaan akan merilis sistem yang bersifat open source, berbasis mikrokernel, dan bersifat bebas.

Hingga saat ini, Huawei terus berperan aktif mengembangkan sistem operasi Harmony OS, khususnya untuk mayoritas smartphone dari perusahaan tersebut. Meski demikian, mayoritas perangkat Huawei telah menggunakan Harmony OS 2.0 versi beta untuk melakukan uji coba. Bahkan beberapa laporan menunjukkan Huawei terus melakukan pengujian di tahap kedua.

Tidak hanya itu, perusahaan juga menambah daftar perangkat tambahan untuk menguji sistem operasi teranyar. Sedangkan tujuh perangkat yang dimaksud adalah Huawei Mate Pad dengan ukuran 10,8 inchi, Nova 8 Pro, Nova 8, Nova 7 Pro 5G, Nova 7 5G, Nova 6 5G, dan Huawei Nova 6.

Nah, apabila kamu termasuk pengguna salah satu perangkat uji coba, cobalah untuk menggunakan versi beta dengan mendaftarkan diri sebagai developer. Pendaftaran bermula tanggal 10 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021. Sayangnya Huawei membatasi jumlah pengguna Harmony OS versi beta. Alhasil siapa cepat, maka mereka yang dapat menikmati sistem operasi tersebut.

Sistem Operasi Harmony Rilis Juni 2021

Sebenarnya Huawei telah mengumumkan Harmony OS sejak dua tahun sebelumnya, yakni di acara konferensi developer tahunan yang diadakan di Tiongkok. Kemudian perusahaan terus mengembangkan sistem operasi secara serius. Dampaknya Huawei berhasil merilis versi beta untuk beberapa smartphone dari perusahaan tersebut, seperti Huawei Mate 30 Pro dan P3.

Berdasarkan paparan penguji Harmony OS dari perusahaan, sistem operasi tidak memiliki desain yang berakar pada kernel Android, melainkan berasal dari platform yang benar-benar berbeda. Dengan demikian, Huawei benar-benar membangun dan mengembangan Harmony OS mulai dari awal. Pada akhirnya, pengguna dapat menggunakan sistem operasi paling inovatif.

Tujuannya agar sistem operasi terintegrasi dengan berbagai perangkat pintar Huawei secara mulus dan cepat. Perusahaan juga berkomitmen untuk mendesain perangkat dengan layanan yang berjalan secara sempurna. Alhasil orang-orang akan mendapatkan pengalaman holistik secara optimal. Oleh karena itu, Harmony OS mendapat sambutan hangat di masyarakat.

Rencananya perusahaan juga merilis sistem operasi Harmony OS secara bertahap pada bulan 2021. Sistem operasi akan terinstal secara langsung di perangkat Huawei P30. Dalam hal ini, perangkat akan rilis di bulan yang sama. Nah, menjelang detik-detik peluncuran Harmony OS, orang-orang dapat melihat video demo yang menampilkan sistem operasi tersebut.

Tampilan Sistem Operasi Harmony

Kini orang-orang dapat mengintip tampilan dan kemampuan Harmony OS melalui video demo berdurasi 4 menit. Bocoran video ini beredar di Weibo dan mengungkapkan beberapa peningkatan dari versi Harmony OS sebelumnya. Video pada dasarnya menampilkan sistem operasi  di perangkat Huawei Mate 40 Pro.

Hal paling menonjol yang menarik perhatian orang-orang adalah control center terbaru. Pasalnya orang-orang dapat menarik kontrol ini dari bagian atas kanan layar hanya dengan kendali gestur. Sedangkan untuk sisi kanan layar, secara otomatis muncul kontak pencarian apabila kontrol panel tersebut tertarik.

Tidak hanya itu, untuk memunculkan notifikasi, pengguna hanya perlu melakukan swipe layar dari mana saja menuju ke bawah. Dengan demikian, sistem operasi menampilkan tampilan antarmuka yang interaktif. Deputy Chief Executive Huawei bernama Xu Zhijun juga memaparkan Harmony OS akan berperan di perangkat Huawei dengan total lebih dari 100 juta.

Sedangkan President Consumer Software Division bernama Wang Chenglu mengungkapkan bahwa Harmony OS merupakan generasi teranyar dari sistem operasi untuk perangkat pintar, yang mana menawarkan cara terpadu untuk berinteraksi bersama perangkat lainnya. Perusahaan juga telah mengajak lebih dari 20 vendor untuk memproduksi perangkat keras dan 280 developer perangkat lunak.

Kelebihan Sistem Operasi Harmony

Tahukah kamu bahwa uji coba versi beta dapat meningkatkan  kualitas sistem operasi berbasis Harmony? Dengan demikian, tidak heran apabila perusahaan dapat meningkatkan fitur-fitur tertentu. Pasalnya Harmony OS memiliki masa depan untuk bermitra dengan pasal-pasal lain agar menghasilkan ekosistem yang andal.

1. Mendorong Integrasi

Mendorong Integrasi - Sistem Operasi Harmony

Sadar atau tidak, konektivitas berperan penting untuk mengubah berbagai perangkat menjadi asisten pintar secara efektif. Sayangnya banyak pengguna telah menggunakan teknologi pintar, tetapi tetap memiliki batas, khususnya dalam interaksi dari satu perangkat dengan perangkat yang lain. Untungnya Huawei terus mendorong integrasi dengan sistem operasi teranyar.

2. Mampu Menjalankan Interaksi secara Mulus

Interaski yang Mulus - Sistem Operasi Harmony

Di situs resminya, Huawei memaparkan bahwa Harmony OS dapat menjalankan interaksi secara mulus. Interaksi memiliki skenario untuk penggunaan secara mudah, termasuk untuk berbagai jenis perangkat dari perusahaan tersebut. Harmony OS juga menggunakan pendekatan yang umumnya berpusat pada pengguna. Hal ini dapat ditandai dengan adanya koordinasi cerdas antar perangkat.

3. Mengakses Aplikasi secara Cepat

Mengakses Aplikasi dengan Cepat - Sistem Operasi Harmony

Tahukah kamu Sistem Operasi Harmony OS mampu membuka aplikasi secara cepat daripada sistem operasi berbasis Android? Akan tetapi, hal ini hanya berlaku untuk aplikasi bawaan dan bukan untuk aplikasi dari pihak ketiga. Meski demikian, Huawei tetap menjelaskan bahwa Harmony OS kompatibel untuk berbagai aplikasi yang ada di Android.

4. User Interface Fleksibel

User Interface Fleksibel - Sistem Operasi Harmony

Harmony OS pada dasarnya menggunakan user interface EMUI 11. Antarmuka ini ternyata mampu menyesuaikan dengan berbagai sistem operasi, seperti Harmony OS dan Android. Dalam hal ini, Huawei mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengembangkan sistem operasi sejak awal, yang mana berasal dari teknisi internal.

5. Menawarkan Perangkat Keras secara Mutakhir

Menawarkan Perangkat Keras - Sistem Operasi Harmony

Tidak hanya berperan untuk mengoptimalkan aplikasi, tetapi sistem operasi Harmony OS juga dapat menawarkan teknologi perangkat keras secara mutakhir. Disini, orang-orang dapat menemukan konektivitas untuk lintas perangkat keras, yang mana bersifat aman. Alhasil smartphone dapat berfungsi sebagai sebuah hub digital yang pintar, menawarkan layanan untuk pengguna, sampai mendistribusikan berbagai konten.

6. Memberi Layanan Inovatif

Layanan Inovatif - Sistem Operasi Harmony

Harmony OS umumnya memberi berbagai layanan secara inovatif. Dalam hal ini, layanan dan aplikasi terus terdesain untuk memenuhi kebutuhan pengguna, yakni melalui teknologi mutakhir untuk meningkatkan performa. Dengan demikian, Huawei dapat menampilkan solusi yang bersifat serbaguna. Tujuannya untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.

Apakah HarmonyOS Benar-Benar Sistem Operasi Paling Inovatif?

Sistem operasi Harmony OS terus digadang-gadang sebagai sistem operasi paling inovatif. Oleh karena itu, Harmony OS harusnya juga menjadi sistem operasi yang mampu menggantikan Android secara efektif. Namun, beberapa sumber mengatakan Harmony memiliki sistem yang mirip dengan Android 10.

Ron Amadeo sebagai jurnalis Ars Technica sempat mengakses Harmony OS versi beta. Padahal sistem operasi ini hanya tersedia  dengan jumlah terbatas di Negeri Tirai Bambu. Menurutnya, Harmony OS merupakan sistem operasi yang tetap menggunakan teknologi Android 10, yang mana perusahaan telah mengganti nama tersebut.

Sebelumnya Ron Amadeo juga memaparkan sulitnya akses untuk menggunakan sistem operasi Harmony OS versi beta. Dalam hal ini, Ron harus mendaftar dengan beberapa tanda pengenal dan berperan sebagai developer. Sedangkan tanda pengenal tersebut meliputi foto paspor, SIM, sampai kartu kredit. Kemudian Ron harus menunggu 2 hari untuk aktivitas verifikasi.

Hal  ini benar-benar berbeda dengan Google yang memutuskan untuk mengizinkan berbagai developer mengunduh SDK Android. Bahkan, Google juga memperkenankan orang-orang untuk menggunakan sistem operasi tersebut secara gratis, termasuk tidak perlu mendaftar dengan proses yang rumit.

Kesimpulan 

Demikian berbagai informasi tentang sistem operasi berbasis sistem operasi Harmony. Dalam hal ini, Huawei berhasil menarik perhatian orang-orang dengan sistem operasi yang yang pada dasarnya dikatakan inovatif. Oleh karena itu, banyak pihak antusias dan menunggu Huawei untuk merilis sistem operasi tersebut.

Baca Juga: Browser Opera GX untuk Gaming di iOS dan Android

Pada akhirnya, orang-orang dapat menilai kualitas sistem operasi setelah Huawei meluncurkan Harmony OS secara resmi. Perlu diketahui, Huawei mengembangkan Harmony OS untuk mencegah ketergantungan terhadap Amerika. Pasalnya Amerika melarang pasokan perangkat lunak dan perangkat keras untuk perusahaan tersebut. Oleh karena itu, sistem operasi Harmony OS menjadi krusial.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Android