AndroidTips And Trik

Cara Menghemat Baterai Android, Lakukan Hal Ini

Ponsel pintar menjadi prioritas di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, memahami cara menghemat baterai Android umumnya menjadi krusial. Pasalnya Android mau tidak mau harus memiliki daya yang tersimpan di baterai. Tanpa hal ini orang-orang tidak dapat menggunakan perangkat.

Baca Juga: Ini Dia 13 Aplikasi Kamera Terbaik Android 2021

Apalagi Google menyatakan di konferensi Shoreline Amphitheater tahun 2019 bahwa ada lebih dari 2,5 miliar pengguna Android. Hal ini merupakan prestasi yang membanggakan. Kuantitas tersebut mengungguli jumlah pengguna iOS yang tersebar di seluruh dunia, yang mana hanya sebesar 1,5 miliar per Januari 2019.

Memahami Cara Kerja untuk Menghemat Baterai Android

Memahami Cara Kerja untuk Menghemat Baterai Android

Mayoritas orang-orang mengerti jika menghemat baterai android ponsel pintar di Android tidak dapat bertahan selamanya. Mengisi ulang daya tampaknya menjadi aktivitas yang tidak dapat terlepas dari perangkat. Sampai sekarang baterai tidak memiliki memori. Artinya orang-orang dapat mengisi daya dari tingkat mana pun, baik 0%, 40%, atau 80%.

Sebenarnya baterai merupakan produk dua revolusi industri. Keduanya mempengaruhi kehidupan masyarakat, yakni transisi dari mesin pembakaran internal ke arah kendaraan listrik sekaligus muncul dari pergeseran listrik berbahan fosil ke generator dengan energi yang terbarukan. Baterai dalam prakteknya juga terus bertransformasi.

Setiap baterai juga memiliki spesifikasi yang berbeda.  Baterai mungkin memiliki tegangan tertentu dan menawarkan kapasitas penyimpanan daya yang berbeda.  Semakin besar kapasitas penyimpanan daya, umumnya baterai mampu bertahan lama. Secara umum, orang-orang dapat menemukan baterai dengan kapasitas sebesar 3.000 mAh.

Spesifikasi baterai yang lain dapat berasal dari material penyusun, seperti baterai lithium-ion, baterai lithium-polymer, dan baterai magnesium. Material tersebut dapat memengaruhi komponen-komponen internal. Misalnya positive dan negative connection, current pick up, sampai zinc anode. Lantas, sirkuit akan menyala ketika baterai berada di perangkat Android.

Mengenal Baterai Removable dan Non Removable

Removable and Non-Removable Battery - Menghemat Baterai Android

Menghemat baterai Android dapat terealisasi dengan memahami karakteristik baterai tersebut. Berdasarkan pergerakannya, baterai terdiri dari removable dan non removable. Masing-masing memiliki perbedaan dalam kemampuan mobilitas, fleksibilitas, dan performa. Di zaman modern seperti sekarang, Android kerap menggunakan baterai non removable.

Sedangkan, baterai removable terdapat di berbagai Android dengan usia yang lebih tua. Baterai removable merupakan baterai yang dapat terlepas dari casing sesuai kebutuhan. Berdasarkan catatan, jenis baterai ini eksis sebelum Android dan iPhone populer di masyarakat.

Berbeda dari baterai removable, baterai non removable tergolong baterai yang tidak dapat terlepas dari casing perangkat. Baterai memiliki desain yang menyatu pada komponen sehingga menawarkan berbagai kelebihan, seperti mampu membuat perangkat lebih ringan, tipis, dan rapi.

Di Indonesia, baterai non removable mulai populer pada tahun 2015, tepatnya ketika perusahaan-perusahaan Android raksasa mengadopsi teknologi tersebut. Misalnya adalah Samsung, Asus, Acer, dan lain-lain. Selain itu, baterai removable dan non removable tetap memiliki peran yang sama untuk menyimpan daya.

Faktor Penyebab Baterai Cepat Habis

Penyebab Baterai Cepat Habis - Menghemat Baterai Android

Menghemat baterai Android pada dasarnya kian krusial ketika komponen tersebut tiba-tiba tidak menyimpan daya secara optimal. Namun, kira-kira apa yang membuat baterai mengalami penurunan daya secara signifikan sehingga terkesan boros, ya? Sebenarnya hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor.

Daya baterai yang cepat habis pada dasarnya kerap menjadi problematika di masyarakat. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab ponsel pintar berbasis Android merupakan kebutuhan utama di era digital. Alhasil kuantitas daya baterai dapat menghambat aktivitas masyarakat, khususnya di aspek informasi dan komunikasi.

Tidak hanya baterai dengan umur yang lawas, tetapi baterai keluaran terbaru mungkin juga memiliki masalah perihal kualitas dalam menyimpan daya. Ternyata hal ini tergantung pada cara menggunakan perangkat tersebut. Secara logika, baterai yang memiliki kinerja overheat cenderung menyebabkan daya berkurang secara cepat.

Sedangkan beberapa faktor yang menyebabkan baterai boros adalah penggunaan banyak aplikasi secara bersama-sama, tetap menggunakan Android ketika di-charger, dan bekerja di suhu udara yang panas. Selain itu, faktor penyebab daya baterai cepat habis yang lain adalah adanya bug dalam aplikasi sampai sinyal yang tidak stabil.

Tips Menghemat Baterai Android

Lantas, apa saja tips hemat baterai di perangkat Android yang berperan penting untuk masyarakat? Sebenarnya ada beberapa tips khusus untuk menghemat baterai android, seperti memperbaharui sistem operasi, menginstal aplikasi secara bijak, mengosongkan data penyimpanan, sampai mematikan perangkat.

Pengguna juga dapat memperhatikan layar, aplikasi, dan layanan di latar belakang. Dalam hal ini cobalah mengatur kecerahan, waktu penguncian otomatis, dan memilih warna wallpaper yang gelap. Tidak hanya itu, aplikasi di latar belakang juga mampu mempengaruhi efektivitas penggunaan daya.

1. Terus Memperbarui Sistem Operasi

Mengoptimalkan Baterai - Menghemat Baterai Android

Cara mengoptimalkan baterai yang pertama dengan memperbarui sistem operasi. Tujuannya agar pengguna dapat menggunakan sistem operasi termutakhir yang umumnya mampu menghemat baterai android. Sistem operasi pada dasarnya memiliki kemampuan untuk mengatasi kekurangan-kekurangan sistem operasi terdahulu.

Tujuannya agar perangkat dapat bekerja secara optimal, termasuk perihal penggunaan daya baterai secara efektif. Pembaharuan juga dapat mengatasi masalah panasnya perangkat, yang mana dapat mempengaruhi penggunaan daya. Pembaharuan sistem operasi umumnya terdapat di menu Setting, tepatnya di bagian About dan Klik Software Update.

2. Menginstal Aplikasi Secara Bijak

Menghemat Baterai Android

Ternyata memperbarui sistem operasi tidak cukup untuk menghemat baterai android perangkat. Hal ini kian optimal jika pengguna juga menginstal aplikasi secara bijak. Cobalah untuk memasang aplikasi yang benar-benar memiliki peran penting. Pasalnya aplikasi yang terlalu banyak dapat meningkatkan suhu perangkat. Apalagi jika dibuka bersama-sama.

Selain itu, orang-orang sebaiknya juga tidak menginstal aplikasi dengan ukuran yang terlalu besar. Terlebih jika perangkat memiliki kapasitas penyimpanan yang terbatas. Aplikasi semacam ini juga dapat memengaruhi ponsel pintar. Dengan kinerja yang berat, maka perangkat semakin panas dan baterai tidak dapat bertahan lama.

3. Membersihkan Penyimpanan secara Berkala

Data Penyimpanan - Menghemat Baterai Android

Menghemat baterai Android dapat terjadi dengan mengurangi beban perangkat. Salah satunya dengan membersihkan data penyimpanan secara berkala. Dalam hal ini, pengguna sebaiknya mulai mengosongkan penyimpanan internal. Penyimpanan yang penuh pada dasarnya dapat merusak komponen, lho.

Hal ini  bukan tanpa alasan, sebab penyimpanan internal akan mempengaruhi kinerja perangkat, khususnya dalam hal kecepatan. Akhirnya hal ini ikut mempengaruhi kinerja RAM dan prosesor. Pasalnya keduanya merupakan komponen-komponen penting di perangkat untuk meningkatkan efektivitas.

4. Mematikan Perangkat

Mematikan Perangkat Handphone - Menghemat Baterai Android

Cara hemat baterai yang terakhir adalah dengan mematikan perangkat. Akan tetapi, orang-orang sebaiknya melakukan hal ini ketika perangkat memang tidak memiliki peran penting di waktu tersebut. Tujuannya agar pengguna menggunakan daya baterai untuk momen-momen yang lebih krusial.

Tips hemat baterai dengan mematikan perangkat sebenarnya bekerja dengan cara mendinginkan sistem dan komponen-komponen ponsel pintar. RAM dan processor merupakan komponen utama yang sebaiknya memang memiliki suhu normal, sebab keduanya berperan sebagai otak di perangkat Android.

Cara Merawat Baterai dengan Baik dan Benar

Baterai adalah salah satu komponen utama di ponsel pintar. Oleh karena itu, berbagai produsen mencoba untuk merilis baterai dengan kapasitas penyimpanan yang besar. Akan tetapi, orang-orang tetap merasakan bahwa daya baterai umumnya tetap berkurang secara cepat. Apalagi jika melakukan perawatan  baterai yang salah.

Pada dasarnya, merawat menghemat baterai android removable atau non removable memiliki cara yang tidak jauh berbeda. Kuncinya adalah pada bagaimana orang-orang menggunakan perangkat mereka. Misalnya memberi perintah mode getar, tidak menggunakan perangkat secara overhead, dan tidak meletakkan perangkat di bawah sinar matahari secara langsung.

Aplikasi dengan banyak iklan juga bukan hal bijak untuk ponsel pintar berbasis Android. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memperpendek umur baterai, termasuk menurunkan performa perangkat. Orang-orang sebaiknya mulai memfilter berbagai aplikasi dengan membaca ulasan dari pengguna yang lain.

Intinya, merawat baterai adalah aktivitas untuk mengurangi beban kerja komponen tersebut. Pengguna harus mematikan fitur-fitur yang tidak memiliki peran di waktu tertentu, seperti fitur lokasi. Perlu diketahui, perintah untuk menghidupkan dan mematikan sesuatu memang bertujuan agar orang-orang menggunakan hal itu secara bijak.

Demikian cara untuk menghemat baterai Android ini. Tujuannya agar orang-orang dapat menggunakan baterai di momen-momen penting. Prinsip hemat juga dapat memengaruhi kesejahteraan lingkungan. Pasalnya semakin awet daya maka orang-orang tidak perlu menggunakan listrik secara berlebih.

Baca Juga: Perbedaan Iphone 7 dan 8 Secara Lengkap Sebelum Membeli

Pada akhirnya, cara hemat  baterai merupakan hal penting di era digital. Apalagi ponsel pintar menjadi perangkat utama untuk membantu berbagai aktivitas di masyarakat. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menghemat baterai Android dan mengajarkannya pada orang lain. Seperti kata pepatah, hemat berarti pangkal kaya.

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Android